Warga Korut Tak Lagi Temukan Tempat Perlindungan Di Inggris

Posted on April 4, 2018

Ketika masih gadis kecil dan saat itu telah turun salju, Park Ji Hyun pergi keluar dan membuat manusia salju seperti anak lainnya.Tidak seperti anak-anak pada umumnya, dia kemudian menuangkan air mendidih di atas kepalanya untuk menghancurkannya. Dalam permainannya, manusia salju adalah orang Amerika, dan dengan demikian Amerika adalah musuh mematikan negaranya Korea Utara termasuk musuh pemimpin yang dicintainya Kim Il Sung.

Masa Pelarian yang Memilukan

Park, sekarang berusia 49 tahun, ia tidak lagi menganggap begitu tinggi kediktatoran keluarga Kim. Seorang aktivis hak-hak perempuan itu telah mengalami pelarian dua kali dan menghabiskan 10 tahun terakhirnya untuk tinggal di Inggris. Dia duduk di sebuah kafe di New Malden, sebuah daerah pinggiran yang tenang di pinggiran London yang menjadi rumah bagi lebih dari 10.000 warga Korea Selatan dan tempat terbesar orang Korea Utara di Eropa, ia menceritakan kisah panjang dan sedih tentang perjalanannya.

Setelah pamannya meninggal karena kelaparan yang dahsyat yang menurut Human Rights Watch menewaskan sedikitnya satu juta orang pada 1990-an, Park melarikan diri ke China tetapi dengan cepat dijual oleh seorang perantara melalui pernikahan di mana ia kemudian dilecehkan secara seksual dan diperlakukan seperti seorang budak. Setelah diam-diam melahirkan seorang putra, ia ditangkap oleh pihak berwenang China dan dipulangkan sendirian ke kamp kerja paksa, di mana ia dipaksa bekerja sampai kakinya terinfeksi sangat parah sehingga ia dibuang keluar agar mati.

Sebaliknya, ia melarikan diri ke China lagi untuk merebut kembali putranya dan pindah ke Beijing di mana mereka hidup dalam ketakutan akan penangkapan. Hingga tahun 2008, ketika seorang pendeta Korea-Amerika membantu mereka menemukan jalan mereka ke PBB dan kehidupan baru di Inggris.”Saya pikir Korea Utara adalah holocaust abad 21,” kata Park kepada Kyodo News.”Paman saya meninggal karena kelaparan … tetangga saya, mereka mati karena kelaparan.Tapi tidak ada yang ingat.”

Ingin Inggris Lebih Aman Lagi

Park sekarang menulis memoar tentang pengalamannya dan juga bekerja untuk Connect Korea Utara, sebuah badan amal togel online yang bekerja melalui pusat komunitas yang baru dibuka untuk meningkatkan kesadaran publik tentang pengungsi Korea Utara dan menyediakan layanan kesejahteraan untuk membantu mereka berasimilasi ke dalam kehidupan masyarakat di Inggris.

Para pengungsi Korea Utara menghadapi rintangan besar untuk hidup di Inggris menurut pendiri amal Michael Glendinning, seperti belajar bahasa Inggris dan mengembangkan keterampilan kerja, “karena pekerjaan yang sering dilakukan di Korea Utara tidak ada gunanya dalam masyarakat kita (Inggris).” Kata Glendinning banyak warga Korea Utara akhirnya tinggal di New Malden dan bekerja sebagai buruh manual untuk perusahaan Korea Selatan, memberi mereka dengan sedikit kesempatan untuk mengasimilasi atau memajukan karir mereka.

Angka resmi menyebutkan jumlah pengungsi Korea Utara di Inggris sekitar 650 orang, meskipun ia mengatakan bisa jadi ada hingga 1.000. Dia mengatakan hanya 30 atau lebih pengungsi Korea Utara sekarang memasuki negara itu setiap tahun, dibandingkan dengan 80 atau 90 dekade yang lalu. Sementara Park diberikan status pengungsi dan kemudian menjadi warga negara, dia mengatakan orang lain belum menemukannya dengan mudah, dan mengkritik pemerintah Inggris karena tidak mengambil lebih banyak pengungsi Korea Utara.

Menanggapi pertanyaan tentang sikap Inggris terhadap para pengungsi Korea Utara, seorang juru bicara Kantor Dalam Negeri Inggris mengatakan, “Inggris memiliki sejarah bangga memberikan suaka kepada mereka yang membutuhkan perlindungan kami dan setiap kasus dinilai berdasarkan manfaat masing-masing.”Sehingga, tidak semua warga Korea Utara bisa menjadi warga negara Inggris karena tidak mendapatkan suaka.

Singapura Kalahkan London Dan New York Sebagai Kota Terpintar

Posted on March 25, 2018

Singapura menempati peringkat teratas sebagai ‘kota pintar’ (smart city), mencatatkan prakarsa sebagai Smart Nation. Ini membuat Singapura sebagai negara dengan keunikan dan kemampuan yang tinggi mewujudkan visi kota cerdasnya. Tidak tanggung-tanggung, Singapura berhasil mengalahkan London dan New York. Ya, menurut sebuah penelitian oleh peneliti pasar Juniper Research, Singapura telah muncul di dalam peringkat teratas sebagai kota pintar global yang dimulai dari tahun 2017.

Peringkat Singapura Teratas di Semua Bidang

Global Smart City Performance Index – yang disponsori oleh perusahaan teknologi global Intel, – menempatkan 20 besar kota cerdas global dalam hal integrasi teknologi Internet of Things (IoT) dan layanan yang terhubung di empat bidang utama: mobilitas, perawatan kesehatan, keselamatan umum dan produktifitas. Juniper menemukan dari penelitiannya bahwa kota cerdas memiliki potensi untuk menghemat waktu individu sebanyak 125 jam setiap tahunnya.

Kata Windsor Holden, kepala peramalan dan konsultasi Juniper Research: “Kita tidak dapat mengabaikan pentingnya manfaat nyata dari kota-kota cerdas. Komunitas yang terhubung, layanan dan proses kotamadya memiliki dampak yang kuat terhadap kualitas hidup warga negara.” Menariknya, dari kota-kota yang disurvei, Singapura tidak hanya menempati peringkat teratas sebagai “kota pintar” namun juga berada di puncak semua bidang utama yang diukur.

Studi tersebut mencatat bahwa prakarsa Smart Nation Singapura dan posisinya sebagai negara kota membuat negara ini unik dalam kemampuannya untuk mengeksekusi visi kota cerdasnya. Berkenaan dengan mobilitas, studi Judi togel sgp tersebut juga mengungkapkan bahwa penggunaan infrastruktur yang mengaktifkan IoT di Singapura, seperti solusi lalu lintas cerdas dan terhubung yang diterapkan oleh Land Transport Authority, dapat menghemat driver hingga 60 jam setahun.

Adapun San Francisco dan London berada di peringkat kedua dan ketiga di daerah ini atas usaha masing-masing untuk menggunakan solusi teknologi untuk mengurangi masalah terkait mobilitas seperti kemacetan lalu lintas. Singapura, dalam hal ini telah menunjukkan contoh yang nyata bagaimana membuat kota pintar yang dapat membuat warganya hidup lebih berkualitas.

Produktivitas dan Inovasi Digital Dilakukan

Dalam perawatan kesehatan, studi tersebut menemukan bahwa kota cerdas dengan layanan kesehatan digital yang terhubung, seperti aplikasi yang dapat dipakai untuk memantau tekanan darah, dapat menghemat waktu setiap individu hingga 10 jam setahun. “Singapura dan Seoul terkenal dalam hal fokus mereka dalam menangani penyediaan layanan kesehatan bagi lansia melalui berbagai teknologi, termasuk platform layanan digital dan juga perangkat pemantauan jarak jauh,” kata Juniper.

Menurut penelitian tersebut, perbaikan keamanan publik melalui penggunaan teknologi IoT dapat menghemat waktu lebih banyak untuk individu yang tinggal di kota-kota. Juniper menemukan bahwa menerapkan teknologi semacam itu, misalnya percobaan di Singapura dan penggunaan surveilans video yang cerdas, dapat menghasilkan manfaat waktu yang cukup panjang hampir 35 jam per tahun untuk setiap warga negara.

Keuntungan produktivitas dari mendorong inovasi digital untuk mengatasi tantangan perencanaan kota, dan kemampuan warga negara untuk mengakses layanan digital dan informasi kota, dianggap penting dalam meningkatkan produktivitas masyarakat dalam penelitian ini. Singapura, London dan Chicago dianggap sebagai pemimpin di bidang ini.

Sameer Sharma, general manager global Intel untuk solusi Smart Cities IoT: “Kota adalah mesin aktivitas ekonomi, dan kita sebagai industri perlu membuat mereka lebih tangguh dan responsif.Kemitraan antara perencana kota, pejabat pemerintah, perusahaan swasta, OEM (produsen peralatan asli), pengembang perangkat lunak dan pemula menciptakan ekosistem kota cerdas yang akan memberdayakan warga sambil mengurangi jejak karbon kami.”

‘COCO’ Raih Oscar, Pixar Bakal Bikin Karakter Animasi LGBT

Posted on March 14, 2018

Sebagai studio yang sudah merilis puluhan film-animasi berkualitas, Pixar tidak pernah gagal membuat penggemar antusias terhadap karya mereka. Bahkan film terakhir yang mereka rilis dan diedarkan oleh Walt Disney, COCO, membuktikan kalau tidak hanya sukses di tangga box office dunia, tapi juga sukses memboyong dua Piala Oscar, bukti supremasi penghargaan film tertinggi bagi sineas global.

 

Dua Piala Oscar yang didapatkan COCO itu diberikan dalam ajang 90th Academy Awards di Dolby Theatre, Los Angeles hari Minggu (4/3) malam atau Senin (5/3) pagi waktu Indonesia.Film arahan Lee Unkrich ini sukses mengalahkan LOVING VINCENT, THE BOSS BABY, FERDINAND dan THE BREADWINNER di kategori Film Animasi Terbaik. Sebelum sukses memboyong Oscar, COCO sudah lebih dulu berjaya di ajang BAFTA Award, Golden Globe Award, Critic’s Choice Movie Award dan Annie Award.

 

Kesuksesan COCO ini rupanya berdampak positif bagi Pixar di mana mereka termotivasi menciptakan karakter yang lebih beragam. “Kami selalu antusias untuk hal yang satu itu. Bukan hal yang tak mungkin kami lakukan ke depannya. Bersandar dari keragaman yang jadi poros kisah-kisah animasi Pixar, kami ingin menciptakan image LGBT. Itu menjadi impian kami. Kami ingin menampilkan keberagaman dalam setiap cerita Bandar togel sgp yang kami bawa,” ungkap Darla K Anderson selaku produser COCO seperti dilansir Detikhot.

 

Miguel Nyanyikan ‘Remember Me’ di Panggung Oscar

 

Tak hanya membawa pulang Piala Oscar untuk kategori Film Animasi Terbaik, COCO juga meraih Oscar dalam kategori Lagu Asli Terbaik untuk OST Remember Me yang dalam film dinyanyikan oleh Benjamin Bratt, pengisi suara antagonis Ernesto de la Cruz. Remember Me sukses mengalahkan Mystery of Love (CALL ME BY YOUR NAME), This is Me (THE GREATEST SHOWMAN), Stand Up For Something (MARSHALL) dan Mighty River (MUDBOUND).

 

Pasangan suami istri pencipta lagu Remember Me yakni Kristen Anderson-Lopez dan Robert Lopez pun tak bisa menutupi kebahagiaan mereka saat naik ke panggung untuk meraih Piala Oscar. Seperti dilansir Deadline, Robert mempersembahkan Oscar untuk mendiang ibu tercintanya. Seperti lazimnya lagu yang keluar sebagai juara, Remember Me pun dikumandangkan di malam Oscar. Adalah Gael Garcia Bernal sang pengisi suara Hector Rivera yang mendapat kesempatan bersinar di Dolby Theatre.

 

Namun Bernal rupanya tak tampil sendirian. Karena dia mengajak penyanyi Meksiko bernama Natalia LaFourcade dan Miguel untuk ikut menyanyikan Remember Me. Terdengar unik karena sosok Miguel memiliki nama serupa dengan karakter utama dalam COCO, Miguel Rivera, bocah berusia 12 tahun yang ternyata adalah cicit kandung musisi berbakat Hector.

 

‘COCO’ Raih Lebih Dari Rp 10 Triliun

 

Dirilis pada 22 November 2017 di Indonesia, COCO memang meraih pendapatan box office yang sangat luar biasa. Dari peredarannya di seluruh dunia, COCO mengumpulkan USD 739,2 juta (sekitar Rp 10,1 triliun). Yang membuat COCO sangat menarik adalah Pixar membungkus budaya asli Meksiko, perayaan Día de los Muertos alias Hari Kematian dalam balutan kisah keluarga yang begitu menyentuh dan inspiratif.

 

Kisah COCO berpusat pada Miguel (Anthony Gonzalez), cicit Imelda Rivera (Alanna Ubach) yang begitu mencintai musik meskipun keluarga besarnya membenci musik. Miguel terjebak di alam roh dan akhirnya mengungkapkan fakta kenapa keluarga Rivera begitu anti musik dan menemukan kenyataan siapakah kakek buyutnya yang asli, seorang musisi legendaris yang sangat berbakat.

Synopsis film Takut Kawin

Posted on March 12, 2018

Selain film reboot Benyamin Biang Kerok, di bulan Maret ini bersiap-siaplah untuk kembali terpingkal-pingkal dengan menyaksikan film Takut Kawin yang dibintangi oleh actor tampan Herjunot Ali. Dengan Tagline “Kapan Nikah” promo film ini memang memunculkan banyak rasa penasaran untuk segera menyaksikannya di layar lebar. Nah simak ulasannya berikut ini.

 

Synopsis singkat film Takut Kawin

Film garapan sutradara beken Syaiful Drajat serta Nasrul Warid AS ini mengisahkan tentang kegalauan hati seorang laki-laki modern yang dihantui oleh ketakutan atau bisa dibilang paranoid pasca pernikahannya dengan kekasih yang ia cintai. Pria tersebut bernama Bimo (Herjunot Ali) yang berprofesi sebagai pebisnis muda. Walau baru berusia 25 tahun tetapi Bimo sudah meraih kesuksesan dari usahanya sehingga kehidupan dan keuangannya cukup stabil dan mapan.

 

Bimo pun telah mempunyai kekasih yang cantik serta berasal dari kelas social yang sama dengan dirinya, dan mereka berdua sedang mempersiapkan pernikahan. Sekilas kehidupan Bimo memang tampak sempurna hingga pasa masa-masa persiapan menjelang perayaan pernikahannya terjadi berbagi masalah. Bimo pun mulai bimbang saat seorang sahabat yang telah lebih dahulu memasuki kehidupan pernikahan mengatakan bahwa mempunyai pasangan tidaklah semudah yang dibayangkan.

 

Pembicaraan tersebut terus terngiang di telinga Bimo hingga membuatnya tertekan luar biasa dan puncaknya ia pun menunda pernikahannya dengan Lala. Tentu saja ini membuat Lala dan keluarganya shock. Kecewa dan sakit hati kepada Bimo membuat Lala akhirnya menjauh, sementara Bimo masih berkutat dengan kekhawatiran bahwa tabiat Lala akan berubah setelah berstatus sebagai istri sah Bimo. Lala yang tiba-tiba single ini pun memancing pria lain yang juga menaruh hati padanya. Jangan lupa saksikan penayangan film Domino Qiu Qiu ini di bioskop bila penasaran dengan akhir kisahnya.

 

Herjunot Ali turut terlibat di belakang layar

Selain Herjunot Ali deretan bintang film ternama tanah air juga turut terlibat dalam produksi film ini yaitu Junior Liem, Deni Chandra, Angel Karamoy, Babe Cabita, Siska Kozok, Asri Welas, Miller Khan, dan Indah Permatasari. Selain berperan sebagai tokoh utama, pada film Takut Kawin ini Herjunot Ali juga ikut membantu produksi film di balik layar.

 

Ia mengaku bahwa tak hanya pada film ini ia turut membantu para sineas di balik layar, mulai dari menjadi konsultan, co producer, co director, dan lain-lain. Ia juga termasuk yang memberi ide judul film tersebut, membantu mengembangkan plot cerita, hingga para bintang film yang turut berpartisipasi. Pengalaman ini cukup menyenangkan bagi Herjunot yang telah cukup lama malang melintang di dunia perfilman nasional.

 

Sebelum diberi judul Takut Kawin, film ini sebelumnya bertajuk Kawin Itu Enggak Enak. Tetapi Herjunot kemudian merasa bahwa itu terlalu panjang dan kurang cocok dijadikan judul film. Mengingat film ini mengungkap kegalauan hati banyak orang untuk memasuki biduk rumah tangga atau takut kawin, mengapa tidak dijadikan judul saja. Ide tersebut diterima oleh produser dan jadilah judul film itu Takut Kawin.

 

Film ini sesungguhnya merupakan gejala yang  cukup lazim ditemui pada masyarakat kita dimana masa-masa paling kritis adalah menjelang pernikahan dan salah satu atau justru kedua belah pihak mulai mempertanyakan kembali keputusan besar yang telah diambilnya tersebut. Sebagaimana Bimo yang ketakutan akan tidak bahagia setelah menikah, banyak pasangan lain yang terancam batal menjadi suami istri karena keraguan tersebut.

 

Selamat nonton!

Diabaikan Oxford United, Sol Campbell: Aku Pemikir Hebat

Posted on March 8, 2018

Kesempatan memang tidak bisa diduga. Tapi, tidak semua kesempatan akan cocok jika diambil. Sol Campbell, sebelumnya memandang ada kesempatan di tubuh Oxford United, namun ia justru diabaikan dan dilupakan. Untuk mengobati rasa kecewanya, dia mengatakan bahwa ia adalah salah satu pemikir taruhan sepakbola terhebat dan terbesar. Seolah dia ingin mengatakan bahwa apa yang dilakukan Oxford United kepada dirinya adalah hal yang jelas keliru.

Kurang Pengalaman?

Memang sulit untuk dinalar ketika Sol Campbell ditolak mentah-mentah oleh Oxford United yang sejatinya berada di Liga Satu. Sol Campbell mengatakan jika klub tersebut takut untuk menunjuk seseorang dengan “salah satu pikiran terbesar dalam sepak bola” setelah ia diabaikan dan tidak bisa mengambil pekerjaan di Oxford United. Tentu saja, ini menjadi pengalaman yang tidak enak.

Sol Campbell yang merupakan mantan bek Arsenal, Tottenham dan timnas Inggris mengadakan pembicaraan awal dengan tim Liga Satu tersebut. Sayangnya, sepertinya belum ada kata yang manis karena mereka tidak mengharapkan Campbell. Sebaliknya, mereka telah menunjuk Craig Bellamy, yang saat ini sedang melatih Cardiff City. Oxford United sepertinya belum melihat secara detail kemampuan Campbell.

Campbell menegaskan bahwa dia “cukup cerdas” untuk memberi dampak positif dari apa yang dibutuhkan klub Liga Satu itu. Dia sendiri tidak percaya dengan alasan Oxford United yang menolaknya karena dia dianggap kurang akan pengalaman. Ya, ini bisa dikatakan sebagai pekerjaan manajerial pertama sehingga ada risiko yang besar jika Oxford memilihnya tanpa perhitungan yang matang.

“Saya pergi (untuk pekerjaan manajerial di Oxford) dan mereka tidak menerima saya,” katanya kepada podcast Arsenal Highbury & Heels.Dia melanjutkan; “Mungkin itu karena pengalaman (saya) yang kurang, hal-hal seperti itu, tapi ini tidak memuaskan.Pengalaman?Bagaimana saya mendapatkan pengalaman?Nah, saya butuh pekerjaan untuk mendapatkan pengalaman.

Saya Cukup Cerdas Jalankan Manajerial

Campbell anggap dirinya sudah mumpuni walau dia juga akui masih harus berjuang.”Saya tidak ingin terlalu rendah (perkajaan yang diambil) sehingga ini adalah perjuangan, dan saya tidak ingin terlalu rendah sehingga saya berada di bawah, dan seseorang berpikir ‘apa yang saya lakukan di sini?’Saya lebih suka mengelola klub sendiri.”

“Saya yakin dan tidak seperti ilmu roket untuk menjalankan klub sepak bola, terutama saat Anda mencapai tingkat itu. Jika Anda cukup cerdas dan cepat belajar, Anda akan segera belajar, dalam dua atau tiga pertandingan, kebutuhan tim, pelatihan yang bijaksana, untuk bertahan di liga itu, menjadi lebih baik di liga itu, untuk masuk babak play-off atau bahkan memenangkan liga.”

Sepertinya, Campbell cukup kesal dengan apa yang dilakukan Oxford United terhadapnya. Bahkan dia mengatakan; “Saya cukup cerdas, saya mengerti ini tidak seperti permainan rubah dan anjing di sepanjang hidup saya, saya tidak percaya beberapa orang, saya adalah salah satu orang dengan pikiran terhebat dalam sepak bola dan saya terbuang karena kekurangan pengalaman atau ‘mungkin dia berbicara terlalu banyak’.”

Campbell menganggap Oxford United telah salah karena menolak dirinya dengan perkataan “Pergilah ke Jerman, mereka mencintai orang yang berbicara sesuai dengan pikiran mereka (sama), mereka mendapat pekerjaan, saya minta maaf karena saya punya pikiran (berbeda), tapi jangan takut akan hal itu.Itu pasti sesuatu yang Anda inginkan di klub Anda, padahal tentu saja tidak.”Bisa disimpulkan jika yang dilakukan Oxford, menurut Campbell anggapan Oxford United telah melakukan hal yang tepat karena menolaknya, adalah hal keliru.

‘Tumbal’ PSG Lawan Marseille, Tulang Metatarsal Neymar Retak

Posted on March 7, 2018

Salah satu pemain sepakbola termahal abad ini, Neymar, harus mengalami mimpi buruk kala memperkuat PSG melawan Marseille hari Senin (26/2) dini hari waktu Indonesia. Dalam pertandingan lanjutan Liga Prancis itu, PSG memang menang dengan skor telak 3-0. Namun Neymar tidak bisa bermain hingga usai karena mengalami cedera retal tulang metatarsal.

 

Cedera ini diduga terjadi karena pesepakbola Brasil berusia 26 tahun itu salah bertumpu sehingga pergelangan kaki kanannya terkilir. Dalam pemeriksaan lanjutan, terungkap bahwa cedera Neymar lebih serius karena tulang metatarsal jari kelima kaki kanannya retak. Cedera ini rupanya membutuhkan waktu pemulihan cukup lama hingga 6-8 minggu. Selain Neymar, beberapa pesepakbola yang pernah mengalami retak metatarsal adalah Wayne Rooney, David Beckham, Michael Owen dan Gabriel Jesus.

 

Neymar sendiri sesaat setelah cedera memang terpaksa ditandu keluar lapangan dan tak kuasa menahan air matanya. “Pemeriksaan lanjutan hari ini mengonfirmasi pergelangan kaki kanannya terkilir, tapi juga adanya keretakan di metatarsal kelimanya,” tulis PSG lewat situs resmi mereka, seperti dilansir ESPN.

 

Bicara soal tulang metatarsal, My Health menyebutkan jika pada masing-masing kaki manusia ada lima tulang metatarsal. Beberapa gerakan seperti berjalan, melompat atau berlari maka berat badan akan bertumpu pada metatarsal pertama dan kedua. Jika salah satu metatarsal retak, maka harus dibebat dan istirahat total atau mungkin bisa saja operasi.

 

Bouna Sarr Disorot Atas Cedera Neymar

Segera setelah Neymar dipastikan mengalami cedera, bek Marseille yakni Bouna Sarr langsung jadi bahan pembicaraan. Karena memang Sarr melakukan aksi tekel kepada Neymar. Namun Sarr menolak disebut melakukan hal itu karena sengaja. Pendukung PSG sendiri memang murka kepada Sarr karena membuat idola mereka tak bisa memperkuat Le Parisiens dalam laga-laga penting.

 

“Neymar? Saya bersalah? Saya hanya ingin menguasai bola itu. Saya tidak berniat mencederainya. Gaya main saya tidak seperti itu. Sebenarnya engkel Neymar terkilir. Sungguh disayangkan memang, tapi hal seperti ini bisa terjadi di laga lainnya,” jelas Sarr kepada Soccerway.

 

Neymar Absen Saat PSG Lawan Real Madrid

Karena cedera retal tulang metatarsal, Neymar memang diharuskan libur hingga delapan minggu atau hampir dua bulan lamanya. Hal ini jelas membuat Neymar pasti absen saat PSG menjamu Real Madrid dalam leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2018 hari Rabu (7/3) dini hari waktu Indonesia. PSG memang dituntut menang besar karena pada leg pertama hari Kamis (15/2) lalu, PSG kalah 1-3 di kandang Madrid.

 

PSG sendiri memang masih bungkam mengenai berapa lama Neymar harus absen. Dengan besar kemungkinan absennya Neymar, maka PSG bakal kesulitan menghadapi Madrid. Karena Neymar memiliki sumbangsih besar saat PSG tampil di Liga Champions. Di mana Neymar berhasil mencetak enam gol (terbanyak bersama Edinson Cavani). Squawka melaporkan bahwa Neymar unggul dalam hal umpan kunci yakni sebanyak 19 kali dan total 28 tembakan.

 

Bukan cuma itu saja, Neymar juga sudah 51 kali sukses melewati lawan dan menciptakan 22 peluang. Sebuah jumlah yang luar biasa dan jadi terbanyak di antara para pemain PSG. Dibandingkan Cavani atau Kylian Mbappe, performa Neymar memang cukup menonjol. Karena punya andil besar sebagai ujung tombang PSG, cedera Neymar ini benar-benar sebuah kehilangan besar bagi PSG. Apakah kali ini PSG bakal menelan kekalahan dari Madrid di depan pendukung mereka sendiri? Patut untuk dinantikan.